Skip to main content

Memasak Makanan Jepang


Memasak makanan Jepang memang tidak semudah menyantapnya. Memasak makanan Jepang dapat disebut susah-susah gampang. Meski pada umumnya tak memerlukan banyak bumbu, ketelitian dalam meracik dan kesegaran makanan sangatlah diperhatikan. Bumbu-bumbu digunakan untuk meningkatkan keaslian cita rasa makanan. Bumbu utama adalah dashi dan bukaniah. Bagi orang Jepang kedua bumbu ini mutlak harus digunakan. Tidak sampai disitu saja memasak makanan Jepang dibutuhkan kesabaran, kerapihan, dan ketelitian.
Ada masakan Tradisional lengkap Jepang (bukan masakan sehari-hari). Masakan tradisional itu pun umunya dibagi menjadi lima kelompok, yaitu:
  • Honzon ryori, disajikan di nampan berkaki pada saat jamuan resmi.
  • Chakaiseki ryori, disajikan sebelum upacara minum teh.
  • Kaiseki ryori, berupa serangkaian masakan untuk pesta yang dihidangkan secara berturut-turut.
  • Osechi ryori, yaitu hidangan khusus tahun baru.
  • Shojin ryori, masakan vegetarian terdiri dari sayuran saja.

Adapun dari cara memasak atau menyiapkannya, masakan jepang memiliki daftar panjang yaitu sebagai berikut:
  • Misoshiru, yaitu sop atau hidangan berkuah.
  • Aemono, yaitu salad dan sausnya.
  • Namamono, yaitu bahan makanan yang dimakan mentah, seperti sayur, ikan, dan sebagainya.
  • Yakimono, yaitu makanan yang dipanggang.
  • Agemono, yaitu makanan yang digoreng biasanya dilapisi tepung.
  • Nimono, yaitu makanan yang di tim.
  • Mushimono, makanan yang dikukus.
  • Sunomono, yaitu masakan yang diberi cuka.
  • Nerimono, adalah makanan berupa pasta padat, kenyal mirip bakso.
  • Menrui, berupa jenis mie ada soba, udon, ramen, dan somen.
  • Nabemono, yaitu makanan yang dimasak dalam periuk, berkuah banyak dan panas.
  • Koumono, yaitu acar.
  • Gohanmono, yaitu nasi dan berbagai hidangan nasi.
  • Donburimono, yaitu semangkuk nasi dan lauk-pauk di atasnya.
  • Namamono, jenis makanan yang dimakan mentah dengan bumbu seperti oshashimi

Begitu panjang daftar kuliner Jepang berdasarkan cara memasaknya. Perlu waktu untuk mengingatnya satu persatu. Dan sepertinya lebih mudah untuk menghfal masakannya saja seperti shabushabu, sashimi, tempura, donburi, sukiyaki, katsudon, yakitori, dan lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

Menanyakan Nomor Telepon

でんわばんごう - Denwa Bangou (Nomor Telepon) でんわ= Denwa (Telepon) ばんごう = Bangou (Nomor) [Contoh Percakapan] Menanyakan Nomor Hp Secara Langsung A : ちか―さん、けいたいでんわばんごうは なんばんですか? Chika san, keitai denwa bangou wa nan ban desuka? B :  089-346-1075です。 Zero hachi kyuu no san yon roku no ichi zero nana go desu. Menanyakan Nomor Telepon Rumah Secara Langsung A : かりんーさん、でんわばんごうは なんばんですか? Karin san, denwa bangou wa nan ban desuka? B : 021-678-208です。 Zero ni ichi no roku nana hachi no ni zero hachi desu. Menanyakan Nomor Telepon Rumah Seseorang Melalui Orang Lain A :  かおりーさん、でんわばんごうは ヤマダですか? Kaori san, denwa bangou wa Yamada desuka? B : 021-128-655です。 Zero ni ichi no ichi ni hachi no roku go go desu. A : ありがとう。 Arigatou. (Terimakasih) B : いいえ、どういたしまして。 Iie, Douitashimashite. (Tidak, sama-sama)

Mengenal Anggota Keluarga dalam Bahasa Jepang

KELUARGA DAN ANGGOTANYA Dalam bahasa Jepang keluarga dinamakan dengan KAZOKU , sedangkan saudara kandung dinamakan KYOUDAI . Penyebutan nama anggota sendiri dengan nama anggota keluarga orang lain berbeda dalam bahasa Jepang. Seperti misalnya ayah, ayah kandung disebut chichi (ayah saya) sedangkan untuk penyebutan anggota keluarga lain ayah disebut ot ō san (ayah dia). Untuk lebih jelasnya mari simak tabel dibawah ini !!!   Keterangan : Anggota Keluarga Orang Lain Anggota Keluarga Sendiri Jumlah Orang dalam Keluarga 1 = Hitori               6 = Rokunin 2 = Futari              7 = Shichinin 3 = Sannin              8 = Hachinin 4 = Yonin               9 = Kyūnin 5 = Gonin      ...

Pekerjaan

[Status] Ibu Rumah Tangga : Shufu PNS : Kōmuin Karyawan : Kaishain Pegawai Bank : Ginkōin Tentara : Gunjin Ahli Mesin :Enjinia Polisi : Kaisatsukan Dokter : Isha Guru : Kyōshi Petani :Nōka Nelayan : Ryōshi Yatte imasu : Wiraswasta Siswa SD : Shōgakusē Siswa SMP : chūgakusē Siswa SMA : kōkōsē Mahasiswa : Daigakusē [Tempat] Restoran : Resutoran Toko : Mise Cafe : Kissaten **Catatan Nōka berarti keluarga petani/peternak. Apabila bertani merpakan mata pencaharian keluarga maka kalimatnya menjadi “Uchi wa nōka desu”. Pola Kalimat KB (orang) wa KB (status) desu .   Untuk menyatakan pekerjaan/profesi seseorang.           KB (jenis usaha) o yatte imasu . Untuk jenis pekerjaan wirausaha/wiraswasta. Contoh : 1. Otōt ō wa shōgakusē desu. (Adik laki-lakiku seorang murid Sekolah Dasar) 2. Chichi wa resutoran o yatte imasu. (Ayahku seorang pemilik restoran) 3. Hah...